Cholinesterase Test

 Tes CholinesteraseCholinesterase test adalah metode yang digunakan untuk melakukan uji keracunan pada seseorang yang terpapar (organophosphates exposed) pestisida golongan organo phosfat.

Prinsip kerja pengujian adalah darah yang mengandung enzyme cholinesterase membebaskan asam asetat dari acetyl choline sehingga akan merubah pH larutan (mixture) darah dan indicator.

Sampel
Sampel yang digunakan adalah darah perifer sebanyak 0.01 mL (10 mL) yang diambil pada jari (finger).

Alat dan bahan
1. Tintometer Kit
a. Disc Comparator
b. Tabung Test + Karet penutup + Rak
c. Pipet darah 0.01 mL
d. Cuvet 2.5 mm
e. Gelas ukur 50 mL
f. Labu Volumetri 250 mL
g. Beaker Glass
h. Lancet (jarum franc)
2. Stop watch
3. Kompor /Heather
4. Thermometer

Reagen
1. Indicator Solution
BTB 0.5 g dilarutkan dalam 250 mL distillated water (free CO2) – ketepatan konsentrasi cukup penting dalam pembuatan larutan indicator
2. Substrate Solution
Acetylcholine Per chlorate (ACP) 0.25 gram dilarutkan dalam 50 mL destilated water (free CO2) – konsentrasi tidak penting dalam pembuatan larutan namun larutan harus selalu dalam keadaan fresh (baru)

3. Aquadest Bebas CO2
Panaskan aquadest dalam beaker glass dengan penutup kira2 10 menit dan dinginkan

Prosedur Kerja Analisa

1. Reagent Test
Digunakan untuk menguji larutan apakah masih memenuhi persyaratan atau kadaluarsa

  • Ambil tabung test lengkap dengan penutupnya tempatkan pada rak yang tersedia
  • Dengan menggunakan pipet pada botol yang berlabel “indicator” tambahkan 0.5 mL indicator solution kedalam tabung test (tutup secepatnya)
  • Ambil darah perifer 0.01 mL pada control person (tdk terpapar organo phosfat) masukkan dalam tabung yang telah besisi larutan BTB (indicator) dan bilas
  • Tambahkan 0.5 mL larutan ACP kedalam tabung test
  • Kocok dengan pelan jangan sampai timbul gelembung
  • Pindahkan larutan dari tabung test ke cuvet 2.5 mm
  • Masukkan cuvet dalam Comparator Disc di sebelah kanan
  • Putar comparator sampai hasilnya cocok dengan warna standard
  • Baca hasil yang diperoleh (hasil harus 12.5% atau kurang)

2. Blood Blank (Blanko darah)_

  • Ambil darah 0.01 mL darah control person masukkan dalam tabung test yang telah berisi 1.0 mL aquadest (free CO2)
  • Pindahkan larutan kedalam cuvet 2.5 mm dan tempatkan pada comparator sebelah kiri dan jangan dipindah sampai pemeriksaan darah sample.

3. Menentukan waktu time zero dan “match”)

  • Ambil darah control person 0.01 mL dan masukkan dalam tabung test yang sudah berisi larutan BTB 0.5 mL
  • Tambahkan larutan ACP 0.5 mL kedalam tabung dan secara bersamaan start “STOP WATCH” disebut time zerro
  • Kocok hingga larut dan secepatnya masukkan dalam cuvet dan tempatkan pada comparator sebelah kanan
  • Amati perubahan warna larutan dengan sambil memutar disc sampai hasil sesuai dengan warna standar 100%
  • Catat waktu yang diperoleh (waktu MATCH), biasanya sekitar 20-30 menit tergantung dari suhu setempat
  • Waktu yang diperoleh digunakan untuk standar waktu pembacaan pada darah “SAMPLE”

4. Uji sample

  • Ambil darah sample 0.01 mL masukkan dalam tabung yang telah berisi 0.5 mL larutan indicator (BTB)
  • Tambanhkan 0.5 mL larutan ACP pada tabung dan kocok hingga rata
  • Pindahkan secepatnya ke cuvet dan masukkan ke comparator sebelah kanan
  • Baca hasil sesuai waktu MATCH

Analisa Hasil

Hasil pembacaan berupa prosentase dengan kategori sebagai berikut :
100%-75% dari normal
Tidak ada tindakan, tapi perlu test ulang dalam waktu dekat

75%-50% dari normal
Mungkin over exposure : test ulang, hindarkan dari pekerjaan dengan pestisida organophosfat selama 2 minggu dan test ulang untuk recovery

50%-25% dari normal
Serious over exposure : test ulang, hindarkan dari seluruh pekerjaan dengan pestisida organophosfat, jika sakit bawa ke dokter (medical check)

25%-0% dari normal
Very Serious over exposure : test ulang, hindarkan dari pekerjaan dengan pestisida organophosfat sampai ada hasil medical check