Penanggulangan Permasalahan Ergonomi

Aplikasi ergonomi dapat dilaksanakan dengan prinsip pemecahan masalah. Pertama, melakukan identifikasi masalah yang sedang dihadapi, dengan mengumpulkan sebanyak mungkin informasi. Kedua, menentukan prioritas masalah dan masalah yang palingmencolok harus ditangani lebih dulu. Kemudian dilakukan analisa, untuk menentukan alternatif intervensi.
Tiga hal yang harus diprhatikan dalam penerapan ergonomi, yaitu :

  1. Kondisi fisik, mental dan sosial harus diusahakan sebaik mungkin, sehingga didapatkan tenaga kerja yang sehat dan produltif.
  2. Kemampuan jasmani dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan antropometri, lingkup gerak sendi kekuatan otot.
  3. Lingkungan kerja. Harus memberikan ruang gerak secukupnya bagi tubuh dan anggota tubuh, sehingga dapat bergerak secara leluasa dan efisien.
  4. Pembebanan kerja fisik Selama bekerja, peredaran darah dapat meningkat 10-20 kali. Meningkatka peredaran darah pada otot-otot bekerja, memaksa jantung untuk memompa darah lebih banyak.
  5. Sikap tubuh dalam bekeja. Sikap tubuh dalam bekerja berhubungan dengan tempat duduk, meja kerja dan luas pendangan. Untuk merencanakan tempat kerja dan perlengkapan yang dipergunakan, diperlukan ukuran-ukuran tubuh yang menjamin sikap tubuh paling alamiah dan memungkinkan dilakukan gerakan-gerakan yang dibutuhkan.