Apa Itu Toksikologi Industri


Toksikologi IndustriToksikologi merupakan ilmu kimia yang mempunyai efek toxic terhadap organisme, selanjutnya berkembang menjadi beberapa cabang multi disiplin ilmu seperti farmasi, medicine, toxicology klinik, toksikologi analytic, toksikologi forensic, toxickologi lingkungan, toksikologi hukum, dan toksikologi kerja. Sejarah perkembangan toksikologi berawal dari terjadinya sakit atau kematian pada suatu komunitas secara bersama-sama akibat dari suatu bahan (mengandung bahan kimia) yang dikonsumsi secara bersamaan. Sehingga para ilmuwan mempelajari dampak bahan tersebut yang dimungkinkan mempunyai efek pada makhluk hidup yang mematikan secara mendadak (akut) ataupun khronis.

Sejalan perkembangan teknologi dan industrialisasi maka ilmu toksikologi berkembang secara cepat juga di dalam dunia industri yaitu penggunaan bahan-bahan kimia yang sangat mempunyai dampak negative pada tenaga kerja yang berada didalamnya. Bahan kimia merupakan momok dari sector ketenaga kerjaan namun apabila bahan kimia tersebut dikelola dengan benar akan mempunyai manfaat yang besar pula. Toksikologi industri adalah ilmu tentang racun yang diolah, digunakan, dihasilkan atau diproduksi dalam industri atau suatu cabang ilmu toksikologi yang mempelajari mengenai pemaparan material toksik yang ada di lingkungan kerja

Definisi
Toxicology berasal dari bahasa Yunani yaitu toxicos = racun dan logos = ilmu , ilmu tentang racun. Sehingga secara luas dapat didefinisikan sebagai :
1. ilmu yang mempelajari tentang efek negative bahan kimia yang terjadi pada makhluk hidup
2. ilmu yang mempelajari tentang gejala, mekanisme, penanganan dan pendeteksian bahan racun khususnya yang berhubungan dengan manusia.
Yang paling dominan dalam kriteria toxicitas bahan kimia adalah dosis (dose) yaitu jumlah pemaparan bahan kimia, seperti dikatakan oleh Paracelsus yang merupakan bapak toksikologi yang menyatakan “ Sola dosis facit venenum” : hanya dosis yang membikin racun.
Prinsip toxicology adalah bagaimana menjelaskan tentang jumlah yang dibutuhkan atau digunakan, distribusi, efek, metabolisme dan pengaruh ekskresinya dari suatu zat kimia


1 Komentar

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *